KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 3 Oktober 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Wigata Dharma Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital kepada warga Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan mengangkat tema “Digitalisasi Desa Warungmenteng”. Selama menjalankan KKN, para mahasiswa berupaya mendorong warga agar lebih mengenal berbagai media digital serta memahami manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini berangkat dari kebutuhan desa untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi berbagai bidang. Digitalisasi dipandang dapat membantu masyarakat memperoleh informasi, berkomunikasi, mengembangkan potensi lokal, serta mendukung penyebaran kegiatan dan layanan desa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menyampaikan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga berusaha menghubungkannya dengan kondisi dan kebutuhan warga Warungmenteng.
Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini menjadi bentuk penerapan pengetahuan yang diperoleh selama berada di bangku kuliah. Bekal akademik dan pengalaman yang dimiliki diarahkan untuk membantu masyarakat memahami penggunaan media digital secara lebih tepat dan bermanfaat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat teknologi terasa lebih dekat dengan kehidupan warga, termasuk dalam mendukung aktivitas sosial, pelayanan informasi, dan pengenalan potensi desa.
Melalui tema Digitalisasi Desa Warungmenteng, KKN Wigata Dharma Unusia menempatkan mahasiswa sebagai pendamping yang membantu membuka wawasan masyarakat mengenai peluang teknologi. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan perguruan tinggi dan desa melalui pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan nyata. Dengan pengenalan yang dilakukan selama masa KKN, warga diharapkan memiliki pemahaman awal untuk memanfaatkan media digital secara produktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kepentingan masyarakat setempat.
Salah satu hasil kegiatan utama mahasiswa KKN Unusia dalam memperkenalkan digitalisasi kepada warga Desa Warungmenteng adalah pembuatan website desa. Kehadiran website tersebut menjadi bagian dari kegiatan mahasiswa selama melaksanakan KKN di Desa Warungmenteng. Pembuatan ini diarahkan untuk menghadirkan sarana digital yang dapat memuat informasi mengenai desa secara lebih terpusat.
Website Desa Warungmenteng kemudian diperkenalkan kepada warga pada Rabu, 30 September 2026. Peluncuran tersebut menandai diperkenalkannya hasil kegiatan mahasiswa KKN kepada masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengenalkan penggunaan media digital dalam penyampaian informasi yang berkaitan dengan Desa Warungmenteng. Website itu menjadi salah satu wujud kegiatan KKN yang berhubungan langsung dengan upaya memperkenalkan digitalisasi di lingkungan desa.
Sesuai dengan fungsi yang diperkenalkan, website Desa Warungmenteng digunakan sebagai sarana untuk memuat informasi tentang Desa Warungmenteng. Informasi tersebut mencakup kegiatan desa dan perkembangan desa. Dengan demikian, keberadaan website menghadirkan ruang informasi digital yang berisi hal-hal terkait Desa Warungmenteng, termasuk berbagai kegiatan yang berlangsung serta perkembangan yang terjadi di desa. Pembuatan dan peluncurannya menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan mahasiswa KKN Unusia, sekaligus memperlihatkan pengenalan sarana digital kepada warga. Pada Rabu, 30 September 2026, warga diperkenalkan dengan website tersebut sebagai hasil kegiatan yang telah disiapkan oleh mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Website Desa Warungmenteng selanjutnya dikenal sebagai sarana yang memuat informasi mengenai desa, kegiatan desa, dan perkembangan desa.
Peluncuran website yang menjadi bagian dari program digitalisasi mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) dilaksanakan di Aula Baitul Asmar, Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk. Tempat tersebut menjadi ruang pertemuan bagi unsur-unsur yang terlibat dalam pelaksanaan program, sekaligus lokasi pengenalan hasil kerja mahasiswa kepada pihak desa dan pendamping kegiatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah Desa Warungmenteng, mahasiswa KKN Unusia, serta dosen pembimbing lapangan. Kehadiran pemerintah desa menunjukkan keterlibatan unsur lokal dalam menerima dan mengenal hasil program yang dikembangkan mahasiswa. Sementara itu, mahasiswa KKN hadir sebagai pihak yang memperkenalkan website sebagai bagian dari kontribusi mereka selama menjalankan kegiatan di lingkungan desa.
Dosen pembimbing lapangan turut hadir sebagai pihak pendamping dalam pelaksanaan program KKN. Bersama pemerintah desa dan mahasiswa, kehadiran tersebut menempatkan peluncuran website sebagai momen pertemuan pelaksana, penerima manfaat, dan pendamping program. Di Aula Baitul Asmar, hasil kegiatan mahasiswa diperkenalkan secara langsung kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan digitalisasi di Desa Warungmenteng.
Peluncuran ini menandai pengenalan website kepada unsur desa, bukan hanya sebagai hasil kerja mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital di tingkat desa. Melalui pertemuan tersebut, pemerintah desa memperoleh kesempatan untuk mengetahui hasil program yang dibawa oleh mahasiswa KKN Unusia. Pada saat yang sama, mahasiswa dapat menyampaikan keberadaan website kepada pihak desa dan dosen pembimbing lapangan sebagai bagian dari capaian kegiatan mereka.
Dengan berlangsungnya peluncuran di Aula Baitul Asmar, hasil program mahasiswa memperoleh ruang untuk dikenalkan secara langsung dalam lingkungan Desa Warungmenteng. Kegiatan ini mempertemukan pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan dosen pembimbing lapangan dalam satu kesempatan yang berfokus pada pengenalan website serta hasil digitalisasi yang dikembangkan selama program berlangsung.
Ketua KKN Wigata Dharma Unusia, Fajry Maulana, menjelaskan bahwa pembuatan website menjadi bagian dari program mahasiswa selama berada di Desa Warungmenteng. Website tersebut diperkenalkan sebagai salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan mahasiswa untuk mendukung pengenalan teknologi digital kepada masyarakat desa.
Menurut Fajry, keberadaan mahasiswa KKN di Desa Warungmenteng tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan lapangan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam kehidupan masyarakat. Pembuatan website menjadi bagian dari upaya tersebut, dengan menempatkan teknologi digital sebagai sarana yang dapat dikenalkan melalui kegiatan pengabdian mahasiswa.
Penjelasan itu menunjukkan bahwa pembuatan website dilaksanakan dalam konteks program KKN yang berlangsung di Desa Warungmenteng. Mahasiswa membawa kegiatan pengenalan teknologi digital sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkenalkan bentuk pemanfaatan media digital melalui pembuatan website. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program mahasiswa selama menjalankan tugas KKN di desa.
Fajry menegaskan bahwa pembuatan website merupakan bagian dari program mahasiswa selama berada di Desa Warungmenteng. Pernyataan tersebut menempatkan kegiatan pembuatan website sebagai bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa sekaligus kegiatan pengenalan teknologi digital kepada warga desa.

