Sulit Ditempuh Transportasi Biasa, Pelayanan Adminduk ODGJ di Probolinggo Pakai Mobil Dinas Plt Kadis Dukcapil

Sulit Ditempuh Transportasi Biasa, Pelayanan Adminduk ODGJ di Probolinggo Pakai Mobil Dinas Plt Kadis Dukcapil

PROBOLINGGO, Sibernkri.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Probolinggo menggelar aksi jemput bola pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Sulit Ditempuh Transportasi Biasa, Pelayanan Adminduk ODGJ di Probolinggo Pakai Mobil Dinas Plt Kadis Dukcapil

Langkah ekstra ini dilakukan untuk menembus tantangan geografis Desa Sumber Duren yang berada di kawasan pegunungan (daerah atas) dan sulit dijangkau oleh kendaraan operasional biasa. Guna memastikan pelayanan tetap berjalan lancar, proses pengangkutan personel serta peralatan perekaman data difasilitasi langsung menggunakan mobil dinas milik Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Probolinggo, Agus Setijono.

Sulit Ditempuh Transportasi Biasa, Pelayanan Adminduk ODGJ di Probolinggo Pakai Mobil Dinas Plt Kadis Dukcapil

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Probolinggo, Rofiah Adawiyah, menyatakan bahwa pemanfaatan mobil dinas pimpinan tersebut merupakan bentuk komitmen kepedulian dan inovasi pelayanan tanpa batas agar seluruh warga negara, tanpa terkecuali, mendapatkan hak identitasnya.

“Kondisi medan di Desa Sumber Duren ini tergolong sulit dijangkau dan berada di area atas. Agar tim pelayanan tetap bisa sampai ke titik lokasi sasaran, Pak Plt Kadis Agus Setijono memfasilitasi penuh kegiatan ini dengan meminjamkan kendaraan dinas beliau untuk mengangkut tim beserta alat-alat perekaman,” ujar Rofiah saat dikonfirmasi, Jumat (21/8).

Melalui kegiatan jemput bola ini, tim Disdukcapil melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan penerbitan dokumen kependudukan lainnya secara langsung di rumah-rumah warga (door-to-door) penyandang disabilitas dan ODGJ yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor kecamatan maupun dinas.

Rofiah menambahkan, pemenuhan dokumen kependudukan bagi kelompok rentan sangat krusial. Selain sebagai bukti sah kewarganegaraan, kepemilikan NIK dan e-KTP menjadi syarat utama agar warga disabilitas serta ODGJ dapat mengakses berbagai bantuan sosial (bansos) dan layanan kesehatan dari pemerintah, seperti BPJS Kesehatan.

Kegiatan jemput bola di daerah terpencil ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat dan keluarga penerima manfaat, mengingat akses transportasi menuju pusat pelayanan publik selama ini menjadi kendala utama bagi mereka. Disdukcapil Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus melanjutkan program jemput bola serupa ke wilayah-wilayah pelosok lainnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Red/**

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *