Sibernkri.Com // PROBOLINGGO – Gerakan Media Berbagi Al-Qur’an (GMBQ) kembali melaksanakan misi kebaikan melalui penyaluran wakaf mushaf Al-Qur’an. Kali ini, TPQ Nurul Jadid 2 di Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo menjadi tujuan penyaluran pada Minggu (26/04/2026) pagi.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di lingkungan TPQ Nurul Jadid 2 yang dihadiri langsung oleh jajaran pengurus GMBQ. Rombongan dipimpin oleh Ketua GMBQ B. Prasojo, didampingi Sekretaris GMBQ Dwi Cahyo, Humas GMBQ Saila,beserta partisipan yang turut serta menyukseskan agenda wakaf.
Kedatangan tim GMBQ disambut hangat ustadz Ahmad Taufiq yang menunggu sejak pagi. Suasana kekeluargaan begitu terasa saat mushaf Al-Qur’an diserahkan secara simbolis kepada pihak TPQ.
Ketua TPQ Nurul Jadid 2, Ustadz Ahmad Taufiq, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian GMBQ. Menurutnya, bantuan mushaf ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak para santri dalam kegiatan belajar mengaji sehari-hari.
Seluruh mushaf Al-Qur’an yang disalurkan dalam kegiatan ini merupakan amanah dari para donatur GMBQ. Kepercayaan para dermawan menjadi energi utama bagi GMBQ untuk terus bergerak menyalurkan wakaf ke pelosok-pelosok lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Probolinggo.
Ketua GMBQ B. Prasojo dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan ini hadir sebagai jembatan kebaikan antara donatur dan penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk memastikan setiap TPQ memiliki mushaf yang layak.
“GMBQ berkomitmen menjadi wasilah amal jariyah. Hari ini kami hadir di TPQ Nurul Jadid 2 bukan sekadar menyerahkan Al-Qur’an, tetapi mengantarkan harapan dan doa dari para donatur. Semoga setiap ayat yang dibaca santri di sini menjadi aliran pahala yang tidak terputus bagi pewakaf,” ujar B. Prasojo.
B. Prasojo menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemetaan kebutuhan TPQ dan madrasah yang masih kekurangan mushaf. Dengan dukungan donatur, GMBQ optimistis jangkauan penyaluran akan semakin luas ke wilayah Probolinggo dan sekitarnya.
Menanggapi bantuan tersebut, Ketua TPQ Nurul Jadid 2 Ustadz Ahmad Taufiq mengaku terharu. Ia menyebut banyak santrinya yang selama ini harus bergantian menggunakan Al-Qur’an karena jumlah mushaf yang sangat terbatas.
“Kami atas nama keluarga besar TPQ Nurul Jadid 2 mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada GMBQ dan seluruh donatur. Bantuan ini sangat berarti. Anak-anak jadi lebih semangat mengaji karena sekarang bisa memegang mushaf sendiri-sendiri. Semoga Allah membalas dengan surga-Nya,” ungkap Ustadz Ahmad Taufiq.
Sekretaris GMBQ Septyan Dwi Cahyo menjelaskan bahwa pendataan penerima manfaat dilakukan secara selektif. Tim GMBQ sebelumnya telah melakukan survei untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
GMBQ merupakan gerakan sosial berbasis komunitas yang fokus pada penghimpunan dan distribusi wakaf Al-Qur’an, Iqra’, dan sarana pendukung belajar Al-Qur’an lainnya. Sejak berdiri, GMBQ mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, seluruh rangkaian kegiatan penyaluran wakaf didokumentasikan secara lengkap. Dokumentasi tersebut akan dipublikasikan melalui Akun Facebook Dokumentasi Kegiatan Gmbq serta TikTok @gmbq_kotakab.probolinggo agar donatur dan masyarakat dapat melihat langsung proses penyaluran.
Menutup kegiatan, Humas GMBQ Saila Al Arim mengajak masyarakat luas untuk ikut serta dalam gerakan wakaf Al-Qur’an. Ia membuka pintu kebaikan bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi.
“Donasi wakaf dapat disalurkan mulai dari Rp 25.000,- untuk Al-Qur’an kecil dan Rp 75.000,- untuk Al-Qur’an besar. Satu mushaf yang Anda wakafkan, insyaallah menjadi ribuan pahala dari setiap huruf yang dibaca santri. Mari bersama GMBQ, tebarkan cahaya Al-Qur’an hingga ke pelosok negeri,” pungkas Saila.
“Riz/*

