PROBOLINGGO, Sibernkri.com – Inovasi layanan publik di Kabupaten Probolinggo terus mendapatkan respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Desa Randuputih Dusun Parsehan, Neng Bariroh, warga yang merasakan langsung kemudahan layanan Program “5 in 1” yang melakukan persalinan di Puskesmas Dringu.
Program unggulan ini memungkinkan orang tua yang baru saja menyambut kelahiran buah hatinya untuk mendapatkan lima dokumen sekaligus tanpa harus keluar dari fasilitas kesehatan. Dokumen tersebut meliputi Kartu Keluarga (KK) terbaru, Akta Kelahiran anak, Kartu Identitas Anak (KIA), pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan bagi bayi, serta surat keterangan lahir.
Neng Bariroh, ibunda dari bayi perempuan bernama Kanaya Albar Ramadhina, mengungkapkan rasa puasnya terhadap efisiensi birokrasi yang diberikan. Menurutnya, layanan ini sangat membantu ibu pasca melahirkan yang membutuhkan waktu istirahat lebih dan tidak ingin disibukkan dengan urusan administrasi yang panjang.
“Saya sangat berterima kasih kepada Puskesmas Dringu. Dengan adanya program 5 in 1 ini, prosesnya jadi sangat mudah. Kami tidak perlu lagi repot bolak-balik atau mengantre lama di kantor Dispendukcapil,” ujar Neng Bariroh saat ditemui di Puskesmas Dringu, Kamis (16/4/26).
Ia menambahkan bahwa kelengkapan dokumen yang diterima langsung di tempat merupakan solusi nyata bagi warga. “Pulang dari Puskesmas sudah tenang karena KK, Akta, dan KIA anak sudah lengkap. Bahkan BPJS-nya pun sudah didaftarkan. Benar-benar pelayanan yang mengerti kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Kepuasan ini membuktikan bahwa integrasi layanan antara instansi kesehatan dan kependudukan mampu memangkas waktu serta tenaga secara signifikan. Puskesmas Dringu berkomitmen untuk terus mempertahankan standar pelayanan ini guna memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh pasien.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap seluruh bayi yang lahir dapat segera terdata dalam sistem kependudukan dan mendapatkan jaminan kesehatan sejak dini secara otomatis.
” Red/**

