Figur Dai Muda Karismatik, Habib Ali bin Hasan Al Habsy, Alumni Daarul Khoirot yang Menjadi Ikon Milenial di Tabalong

Sibernkri.com // Nama Habib Ali bin Hasan Al Habsy kini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Tabalong, khususnya di wilayah Kecamatan Haruai, Kalimantan Selatan. Alumni santri dari Pondok Pesantren Daarul Khoirot, Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ini sukses meniti karier sebagai dai muda yang dicintai lintas generasi.

Sejak memutuskan untuk menetap dan membangun rumah tangga di Haruai, perjalanan dakwah Habib Ali menunjukkan grafik yang melonjak tajam. Kehadiran sang istri di sisinya tidak hanya menjadi dukungan moral, tetapi juga menjadi awal mula “hijrah dakwah” yang membawanya semakin dikenal luas di Bumi Saraba Kawa.

Figur Dai Muda Karismatik, Habib Ali bin Hasan Al Habsy, Alumni Daarul Khoirot yang Menjadi Ikon Milenial di Tabalong

 

Habib Ali bin Hasan Al Habsy memiliki daya tarik tersendiri bagi Generasi Z. Beberapa faktor yang membuat dakwahnya begitu diminati cara penyampaian materinya dinilai sangat cerdas, logis, namun tetap berpegang teguh pada tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah dan sebagai lulusan Daarul Khoirot, beliau mempraktikkan kerendahan hati dan akhlak mulia yang menjadi ciri khas santri Probolinggo, sehingga sangat dihormati oleh para tokoh masyarakat dan orang tua.

Keberhasilan Habib Ali di tanah rantau menjadi kebanggaan tersendiri bagi almamaternya di Kraksaan, Probolinggo. Kedisiplinan dan ilmu yang ditempa di Pondok Pesantren Daarul Khoirot terbukti mampu mencetak sosok pemimpin umat yang tangguh dan adaptif.

“Beliau bukan hanya sekadar penceramah, tapi panutan bagi kami anak muda. Cara beliau berbicara sangat menyejukkan dan tidak menggurui,” ungkap salah satu alumni Daarul khoirot, Jum’at (9/1).

Kini, agenda ceramah Habib Ali selalu dipadati oleh jemaah. Masyarakat sekitar menaruh rasa hormat yang tinggi atas dedikasinya dalam menyebarkan syiar Islam dengan cara yang damai dan merangkul semua kalangan. Kehadiran beliau membuktikan bahwa kecerdasan yang dibalut dengan kesantunan adalah kunci utama dalam memenangkan hati masyarakat.

(Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *