Sinergi BNN dan PPKD Jakarta Selatan dalam Penguatan Keterampilan melalui Pelatihan Teknik Pendingin

Sinergi BNN dan PPKD Jakarta Selatan dalam Penguatan Keterampilan melalui Pelatihan Teknik Pendingin

Pada tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan meluncurkan sebuah inisiatif yang berfokus pada pengembangan keterampilan masyarakat melalui pelatihan Mobile Training Unit (MTU) untuk teknik pendingin. Kerja sama dengan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan ini diarahkan untuk memberikan pelatihan yang terstruktur dan efektif bagi individu yang membutuhkan keterampilan, terutama bagi para klien rehabilitasi yang telah melalui proses pemulihan.

Pelatihan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang, terutama dalam sektor teknik pendingin. Adanya program ini memungkinkan peserta untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan langsung dari instruktur yang berpengalaman di lapangan. Dengan demikian, para peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik yang serupa dengan situasi dunia nyata, yang sangat penting untuk mempersiapkan mereka dalam memasuki dunia kerja.

Dalam pelatihan MTU untuk teknik pendingin, peserta akan mempelajari berbagai aspek, mulai dari pemeliharaan alat pendingin, instalasi sistem pendingin, hingga diagnosis dan perbaikan kerusakan. Materi yang diajarkan mencakup prinsip-prinsip dasar pendinginan, penggunaan alat dan material yang tepat, serta penerapan standar keselamatan kerja. Ini semua dimaksudkan untuk membekali para peserta dengan keterampilan yang relevan dan aplikatif.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, program pelatihan ini juga berfungsi untuk membangun kepercayaan diri peserta dan memotivasi mereka untuk berkontribusi positif kepada masyarakat. Dengan memiliki keterampilan yang memadai, para peserta diharapkan dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan berperan aktif dalam perekonomian daerah. Pelatihan ini menjadi peluang bagi individu, terutama yang memiliki latar belakang rehabilitasi, untuk memperbaiki kondisi hidup mereka secara signifikan.

Dalam upaya untuk memperkuat keterampilan masyarakat di Jakarta Selatan, BNN Kota Jakarta Selatan dan PPKD Jakarta Selatan telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bertujuan untuk implementasi pelatihan teknik pendingin. Acara penandatanganan berlangsung di Gedung SKKT Kelurahan Bintaro, melibatkan perwakilan kedua institusi dan dihadiri oleh masyarakat setempat. Acara ini menandai langkah penting dalam kolaborasi instansi pemerintah untuk memperdayakan masyarakat dan mencegah penyalahgunaan narkotika.

Kombes Pol. Bambang Yudistira, Kepala BNN Kota Jakarta Selatan, dalam sambutannya menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan respons yang strategis terhadap isu penyalahgunaan narkotika yang semakin meningkat. Ia menekankan pentingnya memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada masyarakat, terutama generasi muda, untuk menghadapi tantangan di era modern. Program pelatihan teknik pendingin diharapkan dapat membantu membuka peluang kerja dan menciptakan lingkungan yang positif bagi masyarakat.

Di sisi lain, Budi Karlia Setiyanto, Kepala PPKD Jakarta Selatan, menambahkan bahwa kolaborasi ini juga merupakan upaya dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di wilayah tersebut. Pelatihan yang akan dilaksanakan merupakan langkah konkret dalam menciptakan program-program pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter masyarakat sehingga mampu memiliki ketahanan terhadap berbagai masalah sosial dan ekonomi, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Dalam perspektif yang lebih luas, PKS ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam mengembangkan konsep kerjasama yang memberikan manfaat real bagi masyarakat. Melalui sinergi ini, harapan untuk menangani persoalan sosial dan ekonomi di Jakarta Selatan menjadi semakin nyata. Secara keseluruhan, penandatanganan perjanjian ini merupakan awal dari sejumlah kegiatan masa depan yang akan memperkuat sinergi BNN dan PPKD dalam pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan teknik pendingin yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pusat Pelatihan Keterampilan dan Pengembangan Kompetensi (PPKD) Jakarta Selatan tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga pada berbagai aspek pendukung yang akan memperkuat posisi peserta di dunia kerja. Salah satu bentuk dukungan yang signifikan datang dari Lurah Kelurahan Bintaro, Riza Fauzi. Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan bantuan bagi peserta pelatihan dalam proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

NIB menjadi salah satu syarat yang penting bagi individu yang ingin bekerja secara mandiri atau menjalankan usaha. Dengan mendapatkan NIB, peserta tidak hanya memiliki legalitas dalam berbisnis, tetapi juga dapat mengakses berbagai peluang kerja yang sesuai dengan keterampilan yang telah mereka peroleh selama pelatihan. Riza Fauzi memahami betul pentingnya akses ini, apalagi di era yang semakin kompetitif. Dukungan dari pejabat setempat ini diharapkan dapat mempercepat proses administratif sehingga peserta pelatihan dapat segera memanfaatkan keterampilan yang dipelajari.

Selain itu, kolaborasi BNN dan PPKD Jakarta Selatan dalam pelatihan ini menunjukkan upaya nyata dalam membangun sinergi yang produktif. Dengan adanya keterlibatan instansi pemerintah dan dukungan lokal, peserta dilihat mendapatkan manfaat tidak hanya dari pelatihan teknis, tetapi juga dari jaringan dan sumber daya yang tersedia. Hal ini menciptakan ekosistem yang menguntungkan bagi para peserta untuk berkembang dan maju.

Melalui kerjasama ini, harapan besar ada pada kapasitas peserta dalam menembus pasar kerja, dengan keahlian yang relevan dan dukungan administratif yang kuat. Seiring dengan meningkatnya jumlah peserta yang berhasil memperoleh NIB, diharapkan dapat membawa dampak yang positif bagi perekonomian lokal serta menciptakan lapangan kerja baru di Kelurahan Bintaro dan sekitarnya.

Pelatihan kejuruan teknik pendingin yang dilaksanakan oleh BNN dan PPKD Jakarta Selatan mencatatkan kehadiran sebanyak 15 peserta. Selama 22 hari, peserta mengikuti program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang teknik pendingin. Dengan adanya program ini, diharapkan peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat dipraktikkan di dunia kerja atau usaha mereka masing-masing.

Salah satu hasil utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kemandirian peserta. Dalam dunia yang semakin kompetitif, memiliki keterampilan teknis seperti teknik pendingin menjadi nilai tambah yang signifikan. Peserta diharapkan dapat menggunakan keahlian yang diperoleh untuk membuka peluang kerja, baik sebagai karyawan di industri teknik pendingin maupun sebagai wiraswasta. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada pengurangan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan dalam komunitas.

Lebih jauh, pelatihan ini juga bertujuan untuk menciptakan agen perubahan di lingkungan masyarakat. Peserta diharapkan menjadi model inspiratif tentang pentingnya pendidikan dan pelatihan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Dengan melibatkan mereka dalam kegiatan yang produktif dan positif, diharapkan dapat mengurangi risiko keterlibatan generasi muda pada perilaku penyalahgunaan narkoba.

Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya fokus pada transfer ilmu dan keterampilan, tetapi juga berusaha membangun kesadaran di kalangan peserta mengenai pentingnya peran mereka dalam masyarakat. Melalui kemampuan yang telah dibangun, diharapkan peserta mampu memberikan dampak positif dan berkontribusi secara nyata dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah Jakarta Selatan.