Bekasi | Jalur kereta yang menghubungkan wilayah Kushiro dan sekitarnya itu menghadapi persoalan jumlah penumpang yang relatif sedikit sehingga sulit dipertahankan secara mandiri. (Kyodo) Kereta wisata populer Kushiro Shitsugen Norokko di Hokkaido, Jepang, resmi mengakhiri operasinya pada Sabtu (10/10) setelah melayani penumpang selama 37 tahun.
Keterangan yang tercatat menyebut Menurut JR Hokkaido, yang secara resmi bernama Hokkaido Railway Co., kereta tersebut juga menjadi salah satu daya tarik utama Jalur Senmo.
Data lain dalam laporan menunjukkan Dilansir dari Kyodo, Minggu (11/10), kereta yang dioperasikan JR Hokkaido sejak 1989 itu dipensiunkan karena armadanya sudah menua. Tiket tempat duduk yang dipesan khusus untuk perjalanan terakhirnya bahkan ludes pada hari pertama penjualan. Setelah 37 tahun menemani wisatawan menikmati lanskap alam Hokkaido, perjalanan terakhirnya sekaligus menutup salah satu layanan wisata yang telah lama menjadi bagian dari pengalaman berkunjung ke kawasan lahan basah Kushiro. Jangan sampai ketinggalan berita hari ini! Senin, 28 September 2026 | 17.35 WIB Senin, 28 September 2026 | 17.14 WIB Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Kereta wisata Kushiro Shitsugen Norokko milik JR Hokkaido yang menunggu keberangkatan di Stasiun Kushiro, Hokkaido untuk terakhir kalinya. Perjalanan terakhir kereta yang melintasi kawasan lahan basah Kushiro itu diiringi upacara pelepasan di sebuah stasiun di pulau paling utara Jepang tersebut. Kushiro Shitsugen Norokko dikenal sebagai kereta wisata yang melaju perlahan Stasiun Kushiro dan Stasiun Toro. Kecepatan yang rendah memungkinkan penumpang menikmati pemandangan lahan basah Kushiro dan satwa liar di sekitarnya dari jarak dekat melalui jendela besar di gerbong observasi. Nama Norokko berasal dari ungkapan bahasa Jepang, noronoro hashiru torokko ressha, yang berarti kereta troli yang berjalan lambat.
Sesuai namanya, kereta ini sengaja memperlambat laju di sejumlah titik dengan pemandangan menarik agar penumpang bisa menikmati keindahan alam sepanjang perjalanan. Kereta wisata tersebut biasanya beroperasi dari musim semi hingga musim gugur. Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya! Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

