Post Views: 36
Kutai Kartanegara. sibernkri.com – Bersama para unsur Forkopimda Komandan Kodim 0906/Kkr, Letkol Arm Benny Budiman S.A.P M.M ikuti rangkaian acara mengulur naga dan belimbur dalam rangka penutupan erau adat pelas yang diadakan di Museum Mulawarman jalan Diponegoro kelurahan Panji kecamatan Tenggarong kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu 27/9/26.

Prosesi puncak acara adat Erau ditandai dengan upacara adat mengulur naga dimana penurunan reflika sepasang naga ke sungai Mahakam dan dilanjutkan dengan tradisi belimbur yaitu saling menyiramkan air dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh masyarakat untuk mendapatkan penyucian dan perlindungan diri.
Dalam sambutannya dr,Aulia Rahman Basri,M ,Kes menyampaikan acara ini merupakan rangkaian akhir acara erau adat bepelas benua tahun 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu acara mengulur naga dan belimbur dimana Ini menandai puncak ritual erau adat bepelas benua berakhir.
Dengan ini harapan mari kita junjung adat lawas suku Kutai sebagaimana yang diadakan untuk seluruh masyarakat untuk itu mari kita mengikuti rangkaian akhir ritual adat pelas benua bersama-sama dan menjaga ketertiban dalam pelaksanaannya dan acara berlimbur merupakan ritual dalam menyucikan diri dari unsur unsur jahat tuturnya.

Adapun sambutan sultan yang dibacakan oleh pangeran Notonegoro atas nama kesultanan Kutai Kartanegara Kami ingin menyampaikan apresiasi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara beserta jajarannya serta unsur pimpinan atas dukungan sehingga terselenggaranya erau pelas benua tahun ini yang bertema raja menjamu rakyatnya.
Mengulur naga dan belimbur dalam rangkaian upacara adat erau benua menjadi penanda sebuah prosesi ritual adat bepelas benua dimana proses upacara adat yang dilakukan untuk mensucikan diri dari pengaruh jahat yang diawali oleh Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura dalam membersihkan tubuhnya menggunakan air tuli yang dibawa dari Kutai lama, untuk itu mari kita jaga kondusifitas di wilayah kukar dalam pelaksanaan belimbur ucapnya.
Sementara itu Dandim 0906/Kkr, Letkol Arm Benny Budiman saat mengikuti prosesi rangkaian acara penutupan Erau mengatakan, “Prosesi mengulur naga dan tradisi belimbur ini menandai puncak acara ritual Erau Adat Pelas Benua di kabupaten Kukar” kepada seluruh masyarakat yang mengikuti rangkaian akhir ritual adat Erau dapat bersama-sama menjaga ketertiban ujarnya.
Tampak hadir dalam acara puncak Erau tersebut Sri Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura ke-XXI Drs. Adji Muhammad Arifin, M.Si, Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri,M ,Kes, Dandim 0906 / Kkr Letkol Arm Benny Budiman S.A.P M.M, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar S.I.K., S.H., M.H, Ketua DPRD Kukar Ir. H. Ahmad Yani, ST., SE., M.Si., IPM . Danlanal Letkol Laut Rudhiro Pratomo Sap, Kepala Otorita IKN Basuki Hadi Mulyono, Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin, Mewakili Gubernur Kaltim Sriwahyuni MPP, Sekertaris Daerah Drs.H.Sunggono MM, Kadis ESDM pertambangan Provinsi Kaltim Bambang Erwanto dan Perwakilan kesultanan Banjar.
Berita Terkait
Turnamen Voli Piala Panglima TNI di Samarinda Resmi Ditutup, PB Tesla Raih Juara Pertama SAMARINDA – Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0901/Samarinda resmi ditutup, Minggu (27/9/2026) malam. Acara penutupan yang berlangsung di Lapangan Voli RT 17, Jl. Mulawarman Gang Tukang, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, tersebut berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari tamu undangan, peserta turnamen, penonton, serta masyarakat sekitar. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M., Kasdim 0901/Samarinda Letkol Inf Y. Menri Sarungallo, S.E., M.Han., para Perwira Staf Kodim 0901/Samarinda, para Danramil jajaran Kodim 0901/Samarinda, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur Hartoyo, perwakilan sponsorship PT BAS H. Padil, para peserta turnamen dan masyarakat. Dalam sambutannya, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur, Hartoyo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen tersebut. Ia juga mengapresiasi peran TNI yang selama ini turut membantu masyarakat Kampung Bayur, Ia berharap TNI semakin solid dan kuat dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Kampung Bayur Kelurahan Sempaja Utara, yang telah mendukung dan menyukseskan turnamen tersebut. “Turnamen Voli Piala Panglima TNI ini sudah berlangsung selama kurang lebih 10 hari dan malam ini merupakan puncaknya,” kata Dandim. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kerja sama dan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Dandim berharap turnamen serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga dapat menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet bola voli di Kota Samarinda. Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan doa, pertandingan perebutan juara ketiga dan harapan satu antara PB Gajah Mungkur melawan PB Predator. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh PB Gajah Mungkur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan lomba busana dalam rangka HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sebelum memasuki pertandingan final perebutan juara pertama dan kedua. Pada pertandingan final, PB Tesla berhadapan dengan PB RR. Pertandingan berlangsung kompetitif hingga akhirnya PB Tesla berhasil meraih kemenangan dan keluar sebagai juara pertama. Adapun hasil akhir Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI di wilayah Kodim 0901/Samarinda yaitu Juara 1 PB Tesla, Juara 2 PB RR, Juara 3 PB Gajah Mungkur, dan Juara Harapan PB Predator. Seluruh rangkaian kegiatan penutupan Turnamen Voli Piala Panglima TNI selesai pada pukul 00.10 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI, masyarakat, dan insan olahraga di wilayah Kota Samarinda.