Gol Menit Akhir Gagalkan Upaya Persib Membawa Pulang Poin dari Pamekasan

Gol Menit Akhir Gagalkan Upaya Persib Membawa Pulang Poin dari Pamekasan

Bandung | Persib Bandung harus pulang dari Pamekasan tanpa membawa poin setelah kalah 0-1 dari Madura United pada pekan keenam Indonesia Super League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, 22 Oktober 2026, berjalan ketat hingga mendekati akhir laga. Ketika hasil imbang tampak masih mungkin, gol pada menit ke-89 mengubah keadaan dan memastikan kemenangan bagi tuan rumah. Bagi Persib, hasil tersebut terasa berat karena peluang untuk setidaknya meraih satu poin terlepas hanya beberapa saat sebelum pertandingan berakhir.

Gol penentu kemenangan Madura United dicetak Dimitar Mitkov pada menit ke-89. Ia memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan Persib, lalu mengubah peluang itu menjadi gol yang membuat skor berakhir 1-0. Momen tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang sebelumnya berlangsung tanpa gol. Persib gagal menjaga konsentrasi dan merespons situasi di area pertahanan pada fase krusial, sementara Madura United mampu mengambil keuntungan dari kesempatan yang muncul. Gol yang tercipta di penghujung laga itu sekaligus menggagalkan upaya tim tamu untuk membawa pulang hasil positif dari lawatan ke Pamekasan.

Kekalahan ini menjadi kekalahan kedua Persib pada musim 2026/2027. Sebelumnya, tim Bandung itu juga takluk dengan skor 1-2 dari Persija Jakarta. Dua hasil tersebut menjadi catatan yang perlu diperhatikan Persib dalam perjalanan kompetisi, terutama karena kekalahan di Pamekasan ditentukan oleh gol yang datang sangat terlambat. Di sisi lain, kemenangan tipis ini memberi Madura United hasil penting di hadapan pendukungnya sendiri. Persib kini harus mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya dan berupaya memperbaiki aspek pertahanan agar kesalahan serupa tidak kembali berujung gol. Hasil akhir di Pamekasan menegaskan betapa satu momen pada menit-menit terakhir dapat menentukan perolehan poin dan mengubah jalannya pekan bagi kedua tim.

Masuknya Sandy Walsh pada awal babak kedua, menggantikan Kakang Rudianto, membawa perubahan pada cara Persib membangun tekanan. Perubahan itu tidak berarti Sandy meninggalkan tanggung jawab utamanya di sektor pertahanan. Ia tetap menjaga keseimbangan di belakang, tetapi juga berani bergerak lebih tinggi ketika Persib menguasai bola. Kehadirannya memberi opsi tambahan bagi rekan-rekannya untuk mengalirkan serangan, terutama melalui sisi lapangan.

Sepanjang babak kedua, Persib tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan berusaha menekan pertahanan Madura United. Para pemain terus mencari celah di barisan tuan rumah, sementara Sandy ikut berperan dengan mengirimkan umpan-umpan silang ke area berbahaya. Umpan tersebut membantu memperlebar permainan dan memberi kesempatan kepada para penyerang untuk menyambut bola di kotak penalti. Pergerakan Sandy menunjukkan bahwa kontribusinya tidak terbatas pada tugas bertahan, meskipun ia masuk untuk mengisi sektor belakang.

Salah satu momen paling menjanjikan datang ketika Sandy mendapatkan peluang melalui sundulan. Ia berhasil menjangkau bola kiriman dari sisi lapangan dan mengarahkannya ke gawang, tetapi upaya itu belum mengubah kedudukan. Kiper Madura United, Angga Saputro, tampil sigap untuk menggagalkan sundulan tersebut dan menjaga gawangnya tetap aman. Kesempatan itu menjadi gambaran nyata dari tekanan Persib: penguasaan bola mereka mulai menghasilkan peluang langsung, bukan sekadar sirkulasi di luar kotak penalti.

Walau peluang Sandy tidak berbuah gol, ancamannya menegaskan dampak positif pergantian pemain tersebut terhadap intensitas serangan Persib. Umpan silang dan keterlibatannya dalam fase menyerang membuat pertahanan tuan rumah harus tetap sementara Persib terus mencoba memanfaatkan dominasi permainan. Serangan dari berbagai sisi memberi tekanan yang konsisten dan membuat laga semakin terbuka. Namun, peluang yang berhasil digagalkan Angga Saputro itu belum cukup untuk membawa Persib unggul. Upaya mereka pada babak kedua tetap berlanjut, tetapi penyelesaian akhir dan ketangguhan penjaga gawang Madura United menjadi faktor penting dalam menjaga pertandingan tetap ketat hingga menit-menit berikutnya.

Persib berusaha menekan hingga penghujung pertandingan dan terus mencari celah untuk menciptakan peluang. Upaya tersebut membuat tim tamu tetap berada dalam posisi menyerang, dengan harapan membawa pulang poin dari Pamekasan. Namun, tekanan yang dibangun Persib tidak berujung pada gol penentu. Sebaliknya, satu momen di barisan belakang mengubah arah pertandingan ketika waktu normal hampir selesai. Perbedaan dominasi upaya menyerang dan hasil akhir pun terasa jelas: Persib berpeluang mencetak gol, tetapi Madura United berhasil memanfaatkan kesempatan yang muncul dari kesalahan lawan.

Gol tersebut tercipta pada menit ke-89. Dimitar Mitkov memperoleh kesempatan setelah terjadi kesalahan di pertahanan Persib, lalu menuntaskan peluang itu ke gawang Teja Paku Alam. Waktunya yang begitu dekat dengan akhir laga membuat Persib hanya memiliki sedikit kesempatan untuk merespons. Momen itu menjadi penentu karena Madura United mampu mengubah peluang dari kesalahan kecil menjadi gol. Meski Persib sebelumnya terus melancarkan serangan, satu kelengahan di belakang memberi tuan rumah ruang untuk mengancam dan akhirnya mencetak gol. Dengan demikian, usaha Persib sepanjang pertandingan tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari hasil yang mengecewakan.

Sandy menilai Persib sebenarnya memiliki peluang yang lebih baik dalam pertandingan tersebut. Penilaian itu menunjukkan bahwa kesempatan yang dimiliki Persib dinilai lebih menjanjikan, meskipun tim tidak berhasil mengubahnya menjadi hasil yang diperlukan. Pada saat yang sama, Sandy mengakui Madura United memberikan perlawanan yang bagus. Karena itu, hasil laga tidak semata-mata menggambarkan tekanan Persib, tetapi juga kemampuan lawan untuk bertahan dalam pertandingan dan mengambil kesempatan penting ketika datang. Bagi Persib, kesalahan kecil di barisan belakang menjadi hal yang sangat menentukan: tindakan tersebut memberi Madura United peluang untuk menang, dan Mitkov memanfaatkannya menjelang peluit akhir. Gol pada menit ke-89 itu pun menggagalkan upaya Persib membawa pulang poin dari Pamekasan, kendati mereka terus menyerang dan, menurut penilaian Sandy, memiliki peluang yang lebih baik. Perlawanan Madura United tetap menjadi bagian penting dari hasil tersebut.

Setelah gol menit akhir menggagalkan upaya Persib membawa pulang poin dari Pamekasan, Sandy mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlalu lama larut dalam kekecewaan. Hasil tersebut memang menyakitkan, terlebih karena tim telah berjuang hingga penghujung pertandingan. Namun, menurutnya, para pemain perlu menerima kenyataan, mengambil pelajaran dari laga itu, lalu segera mengalihkan perhatian kepada tantangan berikutnya. Respons setelah kekalahan menjadi penting agar suasana hati tidak mengganggu persiapan dan kepercayaan diri skuad. Persib masih memiliki pertandingan lain yang harus dihadapi, sehingga pemulihan kondisi fisik dan mental perlu dilakukan secepat mungkin.

Sandy memandang kekalahan di Pamekasan sebagai kerikil dalam perjalanan panjang tim. Dalam kompetisi, setiap klub akan mengalami pasang surut; kemenangan tidak selalu datang, sementara kekalahan dapat menjadi bagian dari proses untuk berkembang. Karena itu, ia mengajak pemain mengevaluasi penampilan tanpa saling menyalahkan dan tetap menjaga fokus. Persib perlu memperbaiki hal-hal yang belum berjalan baik, sekaligus mempertahankan semangat dan kerja sama yang telah ditunjukkan. Skuad, ujarnya, memiliki tekad untuk merespons hasil tersebut dengan penampilan lebih baik. Kesempatan itu hadir ketika mereka bertandang menghadapi Garudayaksa di Bogor pada Minggu, 25 Oktober 2026. Target tim adalah berjuang maksimal dan berusaha meraih kemenangan.

Menatap laga akhir pekan, pemulihan menjadi bagian penting dari persiapan Persib. Para pemain diharapkan segera mengembalikan kebugaran, menjaga konsentrasi, dan menjalani evaluasi dengan sikap positif. Sandy juga menyampaikan apresiasi kepada ribuan Bobotoh yang hadir langsung di Pamekasan untuk memberikan dukungan.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran Ganja di Duren Sawit