Pasca Rakernas, DPD LIRA Probolinggo Terbitkan Surat Perintah Jihad Melawan Korupsi

Pasca Rakernas, DPD LIRA Probolinggo Terbitkan Surat Perintah Jihad Melawan Korupsi

Sibernkri.com // Probolinggo – Setelah sukses menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIRA Kabupaten Probolinggo langsung mengambil langkah strategis dalam menjalankan mandat hasil Rakernas tersebut.

Pasca Rakernas, DPD LIRA Probolinggo Terbitkan Surat Perintah Jihad Melawan Korupsi

Melalui Surat Perintah Nomor: 006/LSM_LIRA/kab.probolinggo, yang ditujukan kepada seluruh Camat LIRA se-Kabupaten Probolinggo, DPD LIRA resmi menginstruksikan pelaksanaan Jihad Melawan Korupsi. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati LIRA Kabupaten Probolinggo, Salamul Huda, dan Sekretaris Daerah (Sekda) LIRA, Abdur Rohim.

Dalam keterangannya pada Sabtu (21/6/2025), Salamul Huda menegaskan bahwa surat perintah itu merupakan implementasi nyata dari semangat Rakernas, di mana ada empat poin penting yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran LIRA di tingkat kabupaten hingga desa.

Empat Poin Instruksi Jihad Melawan Korupsi:

  1. Pengawasan dan Investigasi terhadap Aparat Penegak Hukum
    Camat LIRA diminta melakukan pengawasan dan investigasi terhadap oknum aparat penegak hukum yang terindikasi melakukan praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
  2. Desakan Penuntasan Laporan Macet
    LIRA mendesak aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan masyarakat yang selama ini terkesan mandek dan tidak mendapatkan kejelasan hukum.
  3. Gerakan Anti-Korupsi dari Tingkat Desa hingga Kabupaten
    Jihad melawan korupsi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari level desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten.
  4. Dorongan terhadap Fungsi Pengawasan DPRD
    LIRA menekankan pentingnya DPRD Kabupaten Probolinggo menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Probolinggo.

“Empat poin ini merupakan tugas yang wajib dilakukan seluruh Camat LIRA dan jajarannya. Kami tidak akan diam melihat penyimpangan. LIRA adalah mitra kritis pemerintah, bukan pendiam,” tegas Salam.

Ia juga menambahkan bahwa perjuangan melawan korupsi bukan hanya slogan, tapi komitmen yang harus dijalankan dengan konsisten. “Sekali jihad, pantang mundur sebelum tuntas semua,” tutupnya penuh semangat.

“Riz/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *