Sibernkri.com // Probolinggo – Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi gemilang di sektor kesehatan. Di awal tahun 2026 ini, Bumi Rengganis sukses mencatatkan angka Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98,84 persen dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 84,22 persen.
Capaian impresif ini melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang mematok angka UHC di 98,6 persen dan tingkat keaktifan 80 persen. Berkat konsistensi tersebut, Kabupaten Probolinggo masuk dalam kategori Pratama dan berhak memboyong penghargaan bergengsi UHC Award 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ, dalam acara penganugerahan nasional di Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/01/2026).
Keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan buah dari kolaborasi lintas sektor yang solid, mulai dari pendataan peserta yang akurat, peningkatan fasilitas layanan, hingga kesadaran masyarakat yang kian meningkat.
“Penghargaan ini adalah simbol rasa aman bagi warga. Saat sakit tidak lagi menjadi momok menakutkan karena akses kesehatan telah terbuka lebar, di situlah esensi kemakmuran hadir di tengah masyarakat,” ungkap perwakilan Pemerintah Daerah dalam momentum tersebut.
Senada dengan prestasi tersebut, Ketua Jamkeswatch Probolinggo Raya, Edi Suprapto, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, masuknya nama Probolinggo di antara 134 Pemda peraih penghargaan adalah sebuah kebanggaan besar.
“Ini capaian luar biasa. Kami berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemkab, khususnya Wakil Bupati. Semoga tidak ada lagi warga Probolinggo yang khawatir tidak bisa berobat karena kendala biaya. Penghargaan ini harus menjadi pelecut bagi instansi terkait untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tegas Edi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (28/1).
Dengan pencapaian ini, Kabupaten Probolinggo membuktikan komitmennya bahwa jaminan kesehatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan hak dasar yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat secara nyata dan berkelanjutan.

