Sidrap | LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) yang juga Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menghadiri kegiatan Gerakan Penanaman Pohon Bersama untuk Reboisasi dan Penghijauan di Kawasan Reklamasi Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya melalui penghijauan dan pemulihan kawasan yang telah menjalani aktivitas pertambangan. Dalam dokumentasi kegiatan yang beredar di media sosial, Syaharuddin Alrif tampak berada di tengah sejumlah peserta dan perwakilan pihak terkait yang mengikuti rangkaian gerakan penanaman pohon bersama. Gerakan penanaman pohon di kawasan reklamasi Sorowako memiliki arti penting dalam mendukung pemulihan ekosistem, memperluas tutupan vegetasi, serta menjaga keseimbangan lingkungan secara berkelanjutan. Program reboisasi dan penghijauan juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga sumber daya alam untuk generasi mendatang. Selain menjadi kegiatan pelestarian lingkungan, penanaman pohon bersama ini memperlihatkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perusahaan, komunitas, hingga masyarakat.
Kehadiran Bupati Sidrap tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi kepala daerah dalam kegiatan lingkungan di wilayah Luwu Raya. Kawasan Sorowako di Kabupaten Luwu Timur dikenal sebagai salah satu wilayah pertambangan nikel di Sulawesi Selatan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya reklamasi dan penghijauan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang. Karena itu, kegiatan rehabilitasi lahan dan penghijauan memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan di kawasan tersebut. Partisipasi Syaharuddin Alrif dalam kegiatan ini sekaligus memperlihatkan keterlibatannya dalam agenda lintas daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

