PROBOLINGGO, Sibernkri.com — DPD Jamkeswatch Probolinggo Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal serta mendampingi hak-hak kesehatan masyarakat kurang mampu. Kali ini, relawan Jamkeswatch berhasil membantu Nikmatul Laili (32), warga Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, mengalihkan pembiayaan penanganan medis dari pasien umum menjadi penjamin BPJS Kesehatan.

Nikmatul Laili sebelumnya menjalani tindakan medis kuret (curettage) di RSU Amanah, Kota Probolinggo, pada Jumat, 25 September 2026. Pada awal pendaftaran dan tindakan, pasien terdaftar dengan skema pembiayaan umum dengan estimasi total biaya mencapai Rp3.613.500,-.
Mendapati keluhan dan kesulitan tersebut, tim relawan Jamkeswatch Probolinggo Raya langsung bergerak cepat mendampingi keluarga pasien untuk mengurus administrasi dan koordinasi penjaminan BPJS Kesehatan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Berkat pendampingan yang intensif, status penjaminan pasien berhasil disesuaikan sehingga seluruh biaya tindakan dicover oleh BPJS Kesehatan.
Ketua Jamkeswatch Probolinggo Raya, Edi Suprapto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang bersinergi, khususnya BPJS Kesehatan dan manajemen RSU Amanah.
“Kami sangat mengapresiasi jajaran BPJS Kesehatan yang selalu responsif, kooperatif, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian jaminan kesehatan. Terima kasih juga kepada pihak RSU Amanah atas kerja samanya dalam proses pengalihan penjaminan ini,” ujar Edi Suprapto, Senin (28/9)
Edi menambahkan bahwa Jamkeswatch Probolinggo Raya akan terus siap hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pengawasan, edukasi, serta pendampingan langsung agar tidak ada lagi warga yang terkendala akses pelayanan kesehatan hanya karena keterbatasan biaya maupun administrasi.
“Red/**

