PROBOLINGGO, Sibernkri.com — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo terasa semakin istimewa. Usai pelaksanaan upacara bendera, sejumlah insan berprestasi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menerima piagam penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjalankan tugas.

Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Muhammad Hafid, S.Pd., M.Pd., Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Dringu. Ia mendapatkan piagam penghargaan sebagai Penyuluh Agama dengan Komitmen Terbaik dalam Penyelenggaraan Kampung Zakat se-Kabupaten Probolinggo.
Penghargaan tersebut diserahkan usai upacara HUT Kemerdekaan RI pada Senin, 17 Agustus 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo bersama Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa).
Selain Muhammad Hafid, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah penerima lainnya, di antaranya Toyyib dari KUA Sukapura dan Abdussalam, S.Pd. dari KUA Krejengan.
Penghargaan yang diterima Muhammad Hafid menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kiprahnya dalam mendukung penyelenggaraan Kampung Zakat di Kabupaten Probolinggo. Program tersebut menjadi salah satu upaya dalam mengoptimalkan potensi zakat sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Bagi Muhammad Hafid, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Peran penyuluh agama tidak hanya sebatas memberikan bimbingan keagamaan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendorong berbagai program sosial dan pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan yang terus diwariskan kepada generasi penerus, yakni semangat pengabdian, kepedulian, dan gotong royong.
Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan semakin banyak penyuluh agama yang terdorong untuk berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Bagi KUA Dringu, apresiasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan dan penyemangat untuk terus menghadirkan pelayanan serta pendampingan keagamaan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Momentum HUT Kemerdekaan RI pun menjadi semakin bermakna, kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang meneruskan perjuangan melalui pengabdian dan memberikan manfaat bagi sesama.
“Red/**

