Jakarta | Pertandingan pekan kelima BRI Super League 2026/2027 Persita Tangerang dan Persija Jakarta menghadirkan drama hingga detik-detik terakhir. Bermain di Banten International Stadium, Banten, Sabtu (17/10/2026) malam WIB, Persita sukses menundukkan tamunya dengan skor 3-2. Hasil tersebut menutup laga yang berjalan sengit, ketika kedua tim saling merespons dan keunggulan sempat berpindah tangan. Persija datang dengan modal empat kemenangan beruntun pada awal musim, sedangkan Persita berusaha menjaga konsistensi di hadapan pendukungnya sendiri. Sejak pertandingan dimulai, tensi tinggi terasa karena masing-masing tim memiliki kepentingan besar: Persija ingin mempertahankan laju sempurna, sementara Persita berupaya memperpanjang catatan positif tanpa kekalahan. Skor akhir baru dipastikan setelah gol penentu tercipta pada masa tambahan waktu, mengubah pertandingan yang tampak menuju hasil imbang menjadi kemenangan penting bagi tuan rumah.
Jalannya pertandingan menunjukkan betapa ketat persaingan di kedua tim. Persita mampu memberi tekanan dan memanfaatkan peluang untuk membangun keunggulan, tetapi Persija tidak tinggal diam. Tim tamu berusaha mengejar dan berhasil menjaga pertandingan tetap terbuka, sehingga momentum beberapa kali bergeser. Situasi itu membuat laga sulit diprediksi, sekaligus menuntut konsentrasi tinggi dari para pemain sampai peluit akhir. Ketika Persija mampu menyamakan kedudukan, peluang untuk membawa pulang satu poin tampak terbuka. Namun, Persita terus mencari celah dan tidak mengendurkan serangan. Gol pada masa tambahan waktu kemudian menjadi pembeda, memicu perubahan suasana di stadion dan memastikan tiga poin tetap berada di Tangerang. Skor 3-2 mencerminkan pertandingan yang berlangsung kompetitif, dengan kedua kubu sama-sama menunjukkan daya juang sepanjang laga.
Kemenangan dramatis tersebut memberi dampak berbeda bagi Persita dan Persija pada awal kompetisi. Bagi Persija, kekalahan ini menghentikan empat kemenangan beruntun yang sebelumnya menandai awal musim sempurna. Hasil itu sekaligus menjadi pengingat bahwa persaingan liga menuntut konsistensi hingga menit terakhir, bahkan saat tim mampu bangkit dan kembali masuk ke dalam pertandingan. Sementara itu, Persita memperpanjang catatan belum terkalahkan dalam periode yang sama. Keberhasilan mengatasi salah satu tim dengan laju terbaik menjadi dorongan penting bagi kepercayaan diri skuad. Tiga poin dari laga kandang ini juga menegaskan kemampuan Persita bertahan dalam duel berintensitas tinggi dan memaksimalkan kesempatan di penghujung pertandingan. Dengan hasil tersebut, pekan kelima menghadirkan perubahan momentum bagi kedua tim: Persija harus merespons kekalahan pertamanya, sedangkan Persita dapat melanjutkan musim dengan tren positif.
Persita Tangerang langsung memberi tekanan sejak awal pertandingan dan berhasil mengubah peluang pertamanya menjadi gol. Pada menit ke-4, Rayco Rodriguez melakukan akselerasi dari sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang ke area penalti. Claudio Lucas Luquinhas menyambut bola tersebut dengan sundulan yang mengarah ke gawang, membawa Persita unggul 1-0. Gol cepat itu membuat tuan rumah memulai laga dengan percaya diri, sementara Persija Jakarta harus segera merespons agar tidak tertinggal lebih jauh.
Respons Persija datang pada menit ke-17. Berawal dari situasi di kotak penalti Persita, bola yang tidak berhasil diamankan dengan sempurna memantul dan mengarah ke Fabio Calonego. Ia bergerak cepat menyambar bola muntah tersebut dan menyelesaikannya menjadi gol penyama kedudukan. Skor berubah menjadi 1-1, sekaligus menghidupkan kembali persaingan setelah Persita sempat memimpin pada fase awal. Gol itu juga menjadi titik perubahan dalam alur permainan, karena Persija kemudian tampil lebih berani menguasai bola dan membangun serangan.
Setelah menyamakan skor, Persija mengambil kendali dan beberapa kali berusaha menekan pertahanan Persita. Sejumlah peluang tercipta melalui pergerakan di area serang, tetapi penyelesaian akhir maupun upaya terakhir belum menghasilkan gol tambahan. Persita tetap berupaya menjaga keseimbangan permainan dan meredam tekanan lawan. Pada menit ke-32, pelatih Persita melakukan pergantian pemain dengan menarik Tyronne Del Pino dan memasukkan Hokky Caraka. Perubahan tersebut menjadi salah satu penyesuaian Persita sebelum pertandingan memasuki jeda. Meski kedua tim masih memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan, tidak ada gol tambahan hingga wasit mengakhiri babak pertama. Persija belum mampu membalikkan keadaan, sementara Persita juga gagal merebut kembali keunggulan. Kedua tim pun memasuki ruang ganti dengan skor sama kuat 1-1, setelah babak pertama berlangsung dengan gol pembuka cepat, balasan dari Persija, dan tekanan yang meningkat menjelang turun minum.
Persija mengawali babak kedua dengan pendekatan yang tetap agresif. Setelah turun minum, Macan Kemayoran menjaga penguasaan bola dan berusaha mengarahkan permainan ke area pertahanan Persita. Tekanan itu membuat tim tamu terus bekerja untuk meredam pergerakan para pemain Persija. Witan Sulaeman menjadi salah satu pemain yang aktif terlibat dalam upaya membangun serangan, bergerak mencari ruang dan membantu rekan-rekannya mengalirkan bola menuju sepertiga akhir lapangan.
Sejumlah pemain Persija turut menyokong tekanan tersebut melalui kombinasi umpan dan pergerakan tanpa bola. Mereka berusaha membuka jalur menuju gawang Persita, sementara barisan pertahanan tuan rumah tetap berupaya menjaga bentuk permainan. Persija terus mencari peluang untuk mengubah dominasi setelah jeda menjadi gol, tetapi skor belum berubah sebelum Persita kembali menemukan kesempatan untuk menyerang. Situasi pertandingan pun masih terbuka, dengan kedua tim berupaya mengambil kendali di tengah tekanan yang meningkat.
Pada menit ke-60, Persita berhasil kembali memimpin melalui gol Rayco Rodriguez. Gol itu bermula dari sepak pojok yang diambil Luquinhas. Alih-alih mengarahkan bola langsung ke depan gawang, Luquinhas mengirimkannya ke tepi kotak penalti. Umpan tersebut menemukan Rayco yang berdiri bebas di ruang yang tersedia. Ia kemudian melepaskan tembakan keras, mengarahkan bola ke gawang Persija dan menaklukkan Nadeo Argawinata.
Rangkaian itu membawa Persita unggul lagi setelah Persija tampil dominan pada awal babak kedua dan terus menekan. Keberhasilan Rayco menyelesaikan bola dari situasi sepak pojok membuat kedudukan berubah pada menit ke-60. Bagi Persija, gol tersebut menjadi tantangan baru dalam upaya mengejar ketertinggalan, sementara Persita memperoleh keunggulan yang dapat dipertahankan. Witan dan rekan-rekannya masih harus melanjutkan usaha menyerang, sedangkan tuan rumah berusaha mengelola situasi setelah kembali mencetak gol. Perubahan skor itu menjaga intensitas pertandingan, dengan Persija tetap berupaya mencari respons dan Persita berusaha mempertahankan keunggulannya di hadapan pendukung sendiri.
Persija sempat mendapatkan peluang untuk menghindari kekalahan setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-70. Keputusan itu diberikan menyusul pelanggaran Dion Markx terhadap Rayhan Hannan di area terlarang. Momen tersebut mengubah arah pertandingan yang sebelumnya berlangsung ketat, sekaligus membuka kesempatan bagi Macan Kemayoran untuk kembali menyamakan kedudukan.
Alexander Jeremejeff maju sebagai eksekutor penalti. Penyerang Persija itu menjalankan tugasnya dengan baik dan mengirim bola ke gawang Persita, membuat skor berubah menjadi 2-2. Gol tersebut menjaga asa Persija untuk membawa pulang hasil positif. Setelah kedudukan kembali imbang, kedua tim masih berusaha mencari gol tambahan, tetapi waktu normal terus berjalan tanpa tercipta perubahan skor.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir seri, Persita melancarkan serangan penting pada masa tambahan waktu. Hokky Caraka melakukan akselerasi untuk melewati tekanan dan kemudian mengirimkan umpan matang ke arah Aleksa Andrejic. Umpan itu memberi Andrejic kesempatan untuk menyelesaikan serangan di dalam kotak penalti. Ia menyambut peluang tersebut dengan penyelesaian yang berbuah gol penentu.
Gol Andrejic tercipta pada menit ke-90+5 dan memastikan Persita menang 3-2.
Baca juga: Persija Jakarta Berhomebase di Bali Saat Hadapi Java United | Pertarungan Seru: Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Gelora Bung Karno | Temukan Tempat Nonton Bareng Pertandingan Persija vs Persib di Bandung






