Kurangi Kecanduan Main HP, Wali Murid SDN Tamansari II, Dukung Progam 5 Hari Sekolah 

Kurangi Kecanduan Main HP, Wali Murid SDN Tamansari II, Dukung Progam 5 Hari Sekolah 
oplus_2

Sibernkri.com // Probolinggo – Langkah progresif diambil oleh SD Negeri Tamansari II Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo dalam menindaklanjuti kebijakan pendidikan terbaru. Pada Sabtu (7/2/2026), bertempat di Gedung IT SDN Tamansari II, pihak sekolah menggelar sosialisasi program transisi masuk sekolah lima hari kepada para wali murid.

Kurangi Kecanduan Main HP, Wali Murid SDN Tamansari II, Dukung Progam 5 Hari Sekolah 
Foto Bu Titis memberikan contoh pengisian surat persetujuan kepada wali murid 

 

Kepala SD Negeri Tamansari II, Anita Dwi Megasari, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan respons cepat terhadap edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo yang diterima pada 3 Februari lalu.

Dalam arahannya, Anita menjelaskan bahwa kebijakan ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Meski sebelumnya wacana ini sempat tertunda, kini kebijakan tersebut diperkuat dengan terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Probolinggo Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur beban kerja guru dan pelaksanaan lima hari sekolah.

“Kami diminta mengumpulkan bukti dokumen pendukung, termasuk aspek persetujuan dari Bapak/Ibu wali murid kelas I sampai VI. Saat ini kita sedang berproses, dan nantinya SK pelaksanaan resmi akan dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan. Kami sosialisasikan sekarang agar panjenengan tidak kaget ketika nanti pengumuman resmi diberlakukan,” jelas Anita.

Rencana ini mendapat dukungan penuh dari para wali murid yang hadir. Salah satunya disampaikan oleh Khoirul, orang tua dari Nisa (Siswa Kelas 5B). Ia mengaku sangat setuju dengan skema lima hari sekolah karena melihat dampak positif bagi kedisiplinan anak di rumah.

“Saya sangat setuju. Biasanya kalau anak sudah pulang sekolah (lebih awal), mereka main HP terus sampai lupa makan. Dengan program lima hari sekolah ini, waktu anak lebih terarah di sekolah dan bisa mengurangi kecanduan main HP. Selain itu, hari Sabtu nanti bisa kami manfaatkan untuk kegiatan positif lainnya di luar sekolah,” ujar Khoirul.

Melalui sosialisasi ini, SDN Tamansari II berharap sinergi antara sekolah dan orang tua semakin kuat dalam mendukung transisi kebijakan ini. Pihak sekolah kini tengah merampungkan pengumpulan dokumen persetujuan sebagai syarat formal sebelum dimulainya jadwal baru sesuai instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *