Kejar Predikat WBK-WBBM, Polres Probolinggo Kota Gandeng Elemen Masyarakat Susun Standar Pelayanan

Kejar Predikat WBK-WBBM, Polres Probolinggo Kota Gandeng Elemen Masyarakat Susun Standar Pelayanan

PROBOLINGGO, Sibernkri.com – Guna mempercepat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026, Polres Probolinggo Kota menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Gedung Putih Mapolres, Selasa (14/7/2026).

Kejar Predikat WBK-WBBM, Polres Probolinggo Kota Gandeng Elemen Masyarakat Susun Standar Pelayanan

Agenda ini difokuskan pada penyusunan Standar Pelayanan Publik dengan melibatkan langsung berbagai elemen masyarakat guna menyerap aspirasi dan kritik konstruktif.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa fungsi utama Polri adalah memberikan pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah krusial bagi kami untuk mendapatkan masukan, saran, hingga kritik dari seluruh pemangku kepentingan. Ini akan menjadi bahan evaluasi agar standar pelayanan kami benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar AKBP Rico.

Ia menambahkan, pembangunan Zona Integritas bukan sekadar formalitas untuk mengejar predikat WBK atau WBBM, melainkan komitmen nyata untuk membangun budaya kerja yang berintegritas. Menurutnya, kepuasan masyarakat harus didukung oleh tiga prinsip utama: Attitude (sikap), Attention (perhatian), dan Action (tindakan nyata).

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memastikan setiap warga mendapat pelayanan terbaik, cepat, dan adil,” imbuhnya.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Probolinggo, Diah Sajekti Widowati Sigit, S.E., M.M. Ia memuji langkah Polres yang dinilai transparan dan mau membuka diri terhadap masukan publik. Terlebih, Polres Probolinggo Kota saat ini telah mengantongi nilai di atas 90 dalam capaian pembangunan zona integritas.

“Polri tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat. Kami berharap sinergi antara DPMPTSP dan Polres semakin solid demi memberikan pelayanan terbaik dengan hati,” kata Diah.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diisi dengan pemaparan materi standar pelayanan, diskusi terbuka, serta penandatanganan berita acara FKP.

Selain jajaran kepolisian dan DPMPTSP, forum ini juga dihadiri oleh Rektor IAD Kota Probolinggo Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetiya, Ketua FKUB Dr. H. Ahmad Hudri, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan tokoh masyarakat setempat.

Melalui forum ini, Polres Probolinggo Kota berharap dapat terus menguatkan reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

 

” Red/**

📚 Artikel Terkait:

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *