Kabupaten Mempawah | Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung Al-Falah, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menempatkan Kapolres Mempawah sebagai penyampai khutbah dalam rangkaian ibadah Jumat yang digelar di masjid agung tersebut.
Masjid Agung Al-Falah menjadi lokasi pelaksanaan salat Jumat yang dihadiri oleh AKBP Ade Chandra Capa Yanto dalam kapasitasnya sebagai khatib. Lokasi kegiatan berada di Kelurahan Terusan, wilayah Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Penyebutan lokasi secara lengkap menunjukkan tempat berlangsungnya kegiatan keagamaan yang melibatkan pimpinan Kepolisian Resor Mempawah tersebut.
Pelaksanaan kegiatan pada Jumat, 9 Oktober 2026, mencatat keterlibatan Kapolres Mempawah dalam agenda salat Jumat di Masjid Agung Al-Falah. Dalam kesempatan itu, AKBP Ade Chandra Capa Yanto menjalankan peran sebagai khatib. Kegiatan berlangsung di wilayah Kabupaten Mempawah, tepatnya Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, dengan Masjid Agung Al-Falah sebagai tempat pelaksanaannya. Peristiwa ini menjadi pembuka pemberitaan mengenai kehadiran Kapolres Mempawah dalam kegiatan salat Jumat tersebut.
Dalam khotbah Jumat tersebut, AKBP Ade Chandra mengawali penyampaiannya dengan mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan. Pesan ini disampaikan kepada jamaah sebagai salah satu pokok utama dalam khutbah yang disampaikannya. Ajakan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian pesan yang diberikan dalam kesempatan itu.
Penguatan keimanan ditempatkan sebagai perhatian penting bagi masyarakat yang hadir mengikuti khutbah. Melalui penyampaian tersebut, AKBP Ade Chandra mengingatkan jamaah mengenai perlunya memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan secara langsung dalam khutbah, sehingga jamaah dapat mencermati pokok yang menjadi pembuka penyampaian.
Sebagai salah satu inti pesan, ajakan untuk memperkuat keimanan menunjukkan bahwa materi khutbah tidak hanya berkaitan dengan kehidupan sosial, tetapi juga diawali dengan pesan keagamaan kepada jamaah. AKBP Ade Chandra menyampaikan pokok tersebut sebelum memasuki pesan-pesan lain yang turut disampaikan dalam khutbah Jumat. Dengan demikian, penguatan keimanan menjadi bagian yang disebutkan secara jelas dalam penyampaian kepada masyarakat.
Pesan tersebut perlu dipahami sesuai dengan keterangan yang disampaikan dalam khotbah, yakni sebagai ajakan kepada masyarakat untuk memperkuat keimanan. Tidak terdapat uraian lebih lanjut mengenai bentuk, dalil, atau penjelasan khusus yang menyertai pesan itu. Karena itu, pokok yang dapat dicatat dari bagian awal khutbah adalah adanya ajakan AKBP Ade Chandra kepada jamaah untuk memperkuat keimanan. Pesan ini menjadi salah satu pokok utama yang disampaikan dalam khutbah Jumat tersebut dan mengawali penyampaian kepada jamaah sebelum pembahasan pesan lainnya.
Kapolres Mempawah mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Imbauan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat sebagai bagian dari pesan kepada jamaah agar kepedulian terhadap situasi keamanan menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi juga berperan melalui sikap yang tertib, saling menghormati, dan menaati ketentuan yang berlaku.
Dalam penyampaiannya, Kapolres menekankan bahwa kamtibmas dapat terjaga apabila setiap anggota masyarakat ikut membangun suasana yang aman dan kondusif. Ajakan itu ditujukan kepada jamaah untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga hubungan yang harmonis di lingkungan masing-masing. Sikap saling menghargai dinilai penting untuk mendukung terciptanya ketertiban di tengah masyarakat.
Pesan dalam khutbah Jumat tersebut juga menjadi pengingat agar masyarakat bertindak secara bijak dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan. Setiap warga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang tertib melalui perilaku yang bertanggung jawab. Dengan kepedulian bersama, upaya menjaga kamtibmas dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak terbatas pada pelaksanaan tugas aparat.
Melalui ajakan tersebut, jamaah diharapkan memahami pentingnya kontribusi masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban. Pesan Kapolres Mempawah menempatkan kamtibmas sebagai tanggung jawab bersama yang perlu dijaga melalui kesadaran, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap aturan. Khutbah Jumat pun menjadi ruang penyampaian pesan moral dan sosial untuk memperkuat kepedulian warga terhadap kondisi keamanan di lingkungan sekitarnya.
Pesan mengenai penggunaan media sosial secara bijak menjadi salah satu pokok penting dalam khutbah yang disampaikan oleh Kapolres Mempawah. Penyampaian tersebut menempatkan ruang digital sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang perlu disikapi dengan kesadaran, tanggung jawab, dan pertimbangan yang matang. Sikap bijak dalam bermedia sosial tidak dipisahkan dari pembentukan perilaku yang mencerminkan nilai keimanan serta kepedulian terhadap ketertiban bersama.
Dalam rangkaian khutbah, ajakan untuk menjaga kebijaksanaan bermedia sosial disampaikan bersamaan dengan pesan penguatan keimanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Keimanan menjadi landasan moral, kamtibmas menjadi tanggung jawab bersama, sedangkan kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam berkomunikasi dan berinteraksi.
Penekanan ini memperlihatkan bahwa pemeliharaan kamtibmas tidak hanya berkaitan dengan kondisi di lingkungan sekitar, tetapi juga dengan sikap masyarakat dalam memanfaatkan ruang komunikasi yang tersedia. Oleh karena itu, pesan khutbah diarahkan pada pentingnya menjaga keseimbangan aktivitas bermedia sosial, penguatan nilai keagamaan, dan kepedulian terhadap ketenteraman umum. Masyarakat diharapkan memahami bahwa penggunaan media sosial secara bijak merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan sosial dan mendukung suasana yang aman.
Dengan demikian, khutbah tersebut mengikat tiga fokus utama, yaitu penguatan keimanan, pemeliharaan kamtibmas, dan kebijaksanaan dalam bermedia sosial. Ketiganya menjadi pesan yang relevan untuk memperkuat kesadaran bersama agar kehidupan bermasyarakat tetap berlangsung secara tertib, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai yang baik.

