Sibernkri.Com // Probolinggo – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan damai terus digencarkan melalui kegiatan sosialisasi STOP Bullying yang digelar pada Jumat (10/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di kediaman Aba Samiran, Desa Warujinggo, Kecamatan Leces.
Acara tersebut dihadiri oleh Dr. Hj. Laili Abidah, S.Ag., M.M., selaku anggota Komisi A, yang turut memberikan pemaparan terkait pentingnya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. Laili Abidah menekankan bahwa bullying merupakan persoalan serius yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan anak. Oleh karena itu, diperlukan peran bersama antara orang tua, sekolah, serta lingkungan sekitar untuk mencegah dan menangani kasus bullying.
“Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih peduli dan berani mengambil langkah dalam mencegah tindakan bullying. Lingkungan yang aman dan nyaman sangat penting untuk mendukung proses belajar anak,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh undangan dari organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP) yang turut mendukung kampanye anti-bullying. Kehadiran berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan suasana yang harmonis dan bebas dari kekerasan.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, damai, serta bebas dari segala bentuk bullying.
“R, Masa*

